Ratapan Rohingya

File pic - THEMALAYMAILONLINE.COM

Join us on our Malay and English WhatsApp channels, Telegram and Instagram for updates.

This poem was read out at a solidarity vigil for the people on the boats organised by Penang Stop Human Trafficking Campaign at the Penang Esplanade on 22 May 2015.

Bumi ini Bumi Allah

Seluruh isinya milik Allah

Kamipun diciptakan oleh Allah

Untuk memalumkan bumi Ciptaannya

Di Negeri ku kami Miskin

Hidup terseksa tanpa Perlindungan

Di atas laut hidup kami terkatung-katung

Menanti huluran tangan Sang RaJa Dermawan

Tangisan anak kecil Menyayat hati

Menahan lapar dan titisan air

Sejuk panas badan tak tenaga lagi

Kerana Semua kita biasa lalui

Wahai Sang Dermawan yang bergelumang Harta

Wahai Sang Raja yang hidup Merdeka

Berikan kami perlindungan dan tempat berteduh

Di negeri Allah yang kaya raya ini

 

The views expressed in Aliran's media statements and the NGO statements we have endorsed reflect Aliran's official stand. Views and opinions expressed in other pieces published here do not necessarily reflect Aliran's official position.

AGENDA RAKYAT - Lima perkara utama
  1. Tegakkan maruah serta kualiti kehidupan rakyat
  2. Galakkan pembangunan saksama, lestari serta tangani krisis alam sekitar
  3. Raikan kerencaman dan keterangkuman
  4. Selamatkan demokrasi dan angkatkan keluhuran undang-undang
  5. Lawan rasuah dan kronisme
Support our work by making a donation. Tap to download the QR code below and scan this QR code from Gallery by using TnG e-wallet or most banking apps:
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x